Tranding

Home / Detail Berita

Jemput Bola Ke Sekolah, Disdukcapil Bengkalis Percepat Penerbitan Kartu Identitas Anak

image

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bengkalis terus menggenjot penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) melalui program jemput bola dengan menyasar sekolah-sekolah secara bertahap.

Program ini mengusung slogan “Jebol Semangatnya, Nyata Aksinya”, sebagai bentuk komitmen Dukcapil dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah diakses dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bengkalis, Syahruddin, mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah menggandeng 10 sekolah untuk dilakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS), mulai dari proses perekaman hingga penerbitan KIA bagi anak-anak usia sekolah.

“Jemput bola akan tetap kita lakukan dengan menyasar sekolah-sekolah secara bertahap untuk penerbitan KIA. Selain dari sistem yang terus kita perbaiki, kita juga berupaya agar pelayanan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar dinikmati masyarakat,” ujar Syahruddin di ruang kerjanya, Senin (26/1/26).

Syahruddin mengungkapkan, hingga saat ini jumlah anak yang telah memiliki KIA di Kabupaten Bengkalis mencapai 72,61 persen, atau sebanyak 147.973 anak dari total anak usia 0 hingga di bawah 17 tahun.

Ia optimistis, sisa target yang belum tercapai akan dapat dituntaskan hingga akhir tahun.

“Mudah-mudahan ke depan capaiannya akan lebih tinggi lagi. Sisanya akan segera kita tuntaskan, sehingga target pemerintah pusat bisa tercapai,” kata Staf Ahli Bupati Bengkalis ini lagi.

Menurutnya, keberhasilan program ini juga sangat bergantung pada peran aktif pihak sekolah dan koordinasi lintas instansi, khususnya dengan Dinas Pendidikan.

“Peran sekolah sangat penting, karena data anak lebih cepat terhimpun. Kita juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar pelaksanaan di lapangan berjalan maksimal,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan teknis di lapangan, Syahruddin menegaskan tidak ada kendala berarti karena petugas Dukcapil dinilai telah bekerja optimal.

“Kendala sebenarnya tidak ada. Petugas pelaksana di lapangan sudah sangat baik, tinggal bagaimana kita memperluas jangkauan pelayanan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Syahruddin berharap kepemilikan KIA dapat memberikan manfaat nyata bagi anak, termasuk untuk memperoleh berbagai fasilitas dan layanan publik, seperti saat berbelanja atau mengakses layanan tertentu.

“Dengan masyarakat semakin tahu manfaat KIA, ini bisa menjadi motivasi bagi orang tua untuk mengurusnya. Kami akan terus berupaya agar promosi KIA ini menjadi primadona secara bertahap,” tutupnya.

Dengan strategi jemput bola, kemitraan dengan sekolah, serta penguatan promosi manfaat KIA, Dukcapil Bengkalis optimistis target kepemilikan KIA dapat tercapai secara menyeluruh, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan bagi generasi muda.***(dik) ##RIAUTERKINI.COM